"Untuk menghemat pengeluaran tentara, maka peralatan perang untuk latihan diganti dengan bunyi mulut", Kata sang komandan.
Sepasukan tentara di suatu negara terpaksa melakukan latihan perang dengan peralatan apa adanya karena negara mereka mengalami krisis ekonomi yang berkepanjangan.
"Suara tusukan diganti dengan suara bles"
"Suara tembakan diganti suara dor"
"Dan, suara granat diganti dengan suara buuum"
Maka latihan perangpun dimulai dengan sengitnya, sampai suatu ketika terjadilah keributan sesama prajurit.
Prajurit A : "Kamu curang, ketika masih jauh saya teriak buum, kamu masih jalan terus mendekat. Begitu ketika agak dekat saya teriak dor, kamu masih juga jalan. Bahkan ketika berhadapan bilang bless, kamu masih juga jalan terus. Kenapa kamu ?".
Prajurit B : "Breemmmmm, saya panser"
0 Komentar untuk "Latihan Perang"